Muara Teweh, 20 November 2025 — Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan 2026. Komitmen ini disampaikan dalam Rapat Paripurna I Tahun 2025 di Gedung DPRD.
Bupati menyebutkan bahwa peningkatan fasilitas pendidikan, mulai dari sarana sekolah hingga pendukung kegiatan belajar, menjadi fokus pemerintah tahun tujuan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Di sektor kesehatan, pemkab akan meningkatkan layanan kesehatan masyarakat melalui penguatan puskesmas, kualitas SDM kesehatan, dan pemerataan layanan kesehatan hingga pedalaman.
Bupati menilai bahwa dua sektor ini merupakan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM Barito Utara. Karena itu anggaran yang memadai akan diarahkan untuk mendukung keduanya.
Struktur belanja daerah dalam APBD 2026 memperlihatkan besarnya belanja operasi yang mencapai Rp 1,46 triliun, sebagian di antaranya dialokasikan untuk layanan pendidikan dan kesehatan.
Meski daerah mengalami defisit sebesar Rp 117,7 miliar, Bupati memastikan bahwa prioritas layanan dasar tetap tidak boleh dikurangi. Pemerintah akan mengoptimalkan efisiensi anggaran.
Ia meminta dukungan penuh DPRD agar APBD 2026 dapat disahkan tepat waktu sehingga pelaksanaan program pendidikan dan kesehatan berjalan maksimal.
Posted in Barito Utara, Pemerintah