Muara Teweh, 18 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) kembali mempertegas langkahnya dalam meningkatkan tata ruang kota dengan meninjau kawasan kumuh dan rencana pelebaran jalan di Lanjas dan Melayu.
Pada hari itu, Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan turun langsung meninjau enam titik yang akan menjadi prioritas pembangunan. Pemerintah ingin memastikan kesiapan lapangan sebelum tahapan teknis dimulai.
Peninjauan dilakukan di jalur penghubung dua kelurahan yang selama ini menjadi jalur padat lalu lintas warga. Tim teknis mencatat sejumlah bagian yang membutuhkan perbaikan segera.
Bupati menyampaikan bahwa penataan kawasan kumuh adalah bagian dari misi jangka panjang untuk menciptakan kota yang tertib, sehat, dan nyaman ditinggali. Pelebaran jalan dianggap menjadi solusi penting bagi kemacetan dan konektivitas.
“Kami ingin hadir memberikan perbaikan nyata di lingkungan tempat masyarakat tinggal,” ujar Bupati.
H. Junaidi dari Dinas Perkimtan mengatakan bahwa pelaksanaan fisik penataan kumuh di Lanjas dijadwalkan pada 2026. Selain itu, pemerintah menargetkan pengadaan tanah di wilayah Melayu.
Ia menuturkan bahwa dokumen teknis seperti FS, AMDAL, dan DED akan disusun pada 2026 sebagai prasyarat pembangunan fisik yang akan dimulai pada 2027 dengan skema multiyears.
Pemerintah berharap rencana besar ini dapat menjadi momentum untuk mewujudkan kota yang lebih layak huni dan mendukung aktivitas masyarakat.
Posted in Barito Utara, Pemerintah