Muara Teweh – Ancaman tanah longsor di sekitar tower telekomunikasi Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Kondisi tanah yang tidak stabil menjadi pemicu utama kekhawatiran akan potensi bencana.
Hasil pemantauan Tim E-Government Diskominfosandi pada Selasa (14/4/2026) menunjukkan adanya retakan tanah yang cukup lebar di lokasi tersebut. Selain itu, terjadi penurunan permukaan tanah yang cukup drastis.
Titik longsor berada pada koordinat 1°4’24.11”S dan 115°4’58.46”E. Jarak yang sangat dekat dengan tower dan jalan negara meningkatkan risiko apabila longsor terjadi sewaktu-waktu.
Kepala Diskominfosandi, HM Ikhsan, menyampaikan bahwa kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan. Ia menilai bahwa curah hujan tinggi dapat memperparah pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Pada Rabu (15/4/2026), pemerintah daerah langsung merespons dengan menginstruksikan Dinas PUPR untuk melakukan penanganan darurat. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bencana.
Selain itu, pihak Telkomsel juga telah dihubungi untuk segera melakukan langkah pengamanan terhadap tower. Pemerintah berharap tindakan cepat dapat mencegah risiko yang lebih besar. (od)
Posted in Barito Utara, Pemerintah