Muara Teweh, 28 Oktober 2025 – Untuk menjamin kelancaran kegiatan MTQH ke-XXXIII Kalteng, PDAM dan Dinas PUPR Barito Utara melakukan pengecekan khusus di seluruh lokasi pemondokan dan arena perlombaan. Ketersediaan air bersih menjadi perhatian utama.
Tim gabungan diturunkan untuk mengecek pipa distribusi, debit air, dan tekanan aliran. Pemerintah ingin memastikan tidak terjadi kendala saat peserta tinggal di rumah warga. Bupati Shalahuddin menegaskan air bersih adalah kebutuhan mendasar bagi kenyamanan kafilah.
Selain pemondokan, area perlombaan juga dipastikan mendapatkan supply air yang stabil. Jika terdapat titik rawan kekurangan air, PDAM akan menempatkan tandon portabel sebagai cadangan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan.
Pihak PUPR melakukan pemeriksaan sanitasi seperti kamar mandi, saluran pembuangan, dan ketersediaan air bersih untuk wudhu. Standar tersebut harus dipenuhi karena peserta menjalankan aktivitas ibadah selama kegiatan berlangsung.
Panitia juga melakukan sosialisasi kepada pemilik rumah pemondokan agar menjaga kebersihan lingkungan. Mereka diberikan panduan standar kebersihan untuk menjamin kenyamanan peserta. Pemerintah turut menyediakan bantuan jika ada fasilitas yang perlu diperbaiki.
Dalam rapat, Bupati menekankan sinergi antarinstansi. “Keberhasilan MTQH bukan hanya soal lomba, tapi kesiapan fasilitas. Semua pihak harus bekerja sama,” katanya. Pantauan lapangan menunjukkan progres sudah sangat baik.
Kesiapan air bersih ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan MTQH XXXIII Kalimantan Tengah.
Posted in Barito Utara, Pemerintah