Muara Teweh, 19 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali meneguhkan komitmen terhadap pendidikan keagamaan dengan menggelar Seminar Gerakan Cinta Al-Qur’an 2025 yang dibuka secara resmi oleh Bupati H. Shalahuddin ST, MT, di Balai Antang Muara Teweh. Acara tersebut menghadirkan peserta dari seluruh Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Shalahuddin menyebut bahwa tantangan generasi muda saat ini bukan hanya berkaitan dengan moralitas, tetapi juga derasnya arus informasi digital. Karena itu, penguatan pemahaman Qur’ani menjadi semakin penting agar generasi muda mampu memilah informasi yang bermanfaat.
Kegiatan seminar ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang melibatkan penyuluh, pendidik, dan tokoh agama. Mereka bersama-sama memperdalam strategi penguatan karakter Qur’ani bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman.
Bupati Shalahuddin juga menegaskan empat tujuan utama seminar ini, termasuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan menghadirkan pemahaman Islam yang moderat. Ia menilai, pendidikan agama yang sejuk dapat menjadi penyeimbang dalam kehidupan sosial.
Para peserta disuguhi berbagai materi, mulai dari metode membaca Al-Qur’an yang efektif hingga strategi dakwah digital. Materi ini dianggap relevan dengan kondisi saat ini, terutama bagi pelajar dan generasi muda.
Seminar ini juga menjadi ajang silaturahmi antarlembaga keagamaan dari 14 kabupaten/kota. Mereka saling bertukar gagasan dan pengalaman terkait program penguatan nilai Qur’ani di daerah masing-masing.
Tokoh agama yang hadir mengapresiasi kepedulian pemerintah daerah terhadap pendidikan Qur’ani. Menurut mereka, kegiatan seperti ini mampu memperkuat jaringan dakwah dan meningkatkan kualitas pembinaan umat.
Di akhir acara, Bupati Shalahuddin berharap agar semangat Qur’ani terus hidup tidak hanya selama seminar berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Barito Utara. Ia memastikan pemerintah akan terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang.
Posted in Barito Utara, Pemerintah