Puruk Cahu – Lynda Kristiane menekankan bahwa remaja perlu mendapatkan bimbingan yang tepat dalam menentukan keputusan penting, termasuk terkait pernikahan. Ia menyarankan agar anak muda tidak segan berdiskusi dengan orang tua, guru, atau pihak yang memiliki pengalaman untuk memperoleh nasihat yang bijak.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara remaja dan orang dewasa dapat membantu mereka memahami risiko yang mungkin muncul jika menikah terlalu muda. Pendampingan seperti ini juga penting agar remaja tidak mengambil keputusan berdasarkan tekanan lingkungan atau keadaan yang belum siap mereka hadapi.
Lynda menyampaikan bahwa dukungan dari lingkungan sekitar dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong remaja bersikap lebih bijaksana. Ketika remaja merasa didengarkan dan dihargai pendapatnya, mereka cenderung lebih mampu mengambil keputusan yang matang.
Ia menambahkan bahwa edukasi berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk memastikan remaja memiliki pengetahuan yang memadai tentang dampak pernikahan dini. Hal ini termasuk pemahaman tentang kesehatan, psikologis, dan konsekuensi kehidupan jangka panjang yang mungkin timbul.(mus)
Posted in Murung Raya, Pemerintah