Muara Teweh, 28 Oktober 2025
Dalam rakor lanjutan persiapan MTQH XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, Pemkab Barito Utara membahas kesiapan relawan dan petugas lapangan yang akan bertugas selama kegiatan berlangsung. Rapat berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari panitia.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menekankan bahwa relawan memiliki peran vital di lapangan, terutama dalam memberikan arahan kepada peserta dan menjaga ketertiban. Ia meminta agar relawan dibekali pelatihan sebelum hari pelaksanaan.
Panitia lapangan melaporkan bahwa jumlah relawan sudah mencukupi, namun pembagian tugas masih harus diperjelas. Bupati meminta agar setiap relawan mengetahui titik tugasnya masing-masing agar tidak terjadi kekacauan saat acara berlangsung.
Selain itu, rakor membahas kebutuhan rompi, tanda pengenal, dan alat kerja lapangan lainnya. Semua perlengkapan ini akan diberikan sebelum kegiatan dimulai agar relawan mudah dikenali.
Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi antara relawan dan petugas keamanan. Komunikasi keduanya harus berjalan lancar untuk mencegah miskomunikasi di lapangan.
Pada akhir rapat, panitia menyepakati bahwa simulasi tugas lapangan akan dilakukan sebelum kegiatan dimulai.
Posted in Barito Utara, Pemerintah