Muara Teweh, 7 November 2025 – Pemkab Barito Utara menjadikan rakor percepatan pendataan lahan Koperasi Merah Putih sebagai momentum konsolidasi antarsektor. Rakor berlangsung intensif dan dipimpin oleh Inspektur Daerah.
Wabup Felix SY Tingan hadir memberikan arahan penting mengenai penguatan koperasi sebagai instrumen ekonomi rakyat. Ia menyebut koperasi sebagai media pemberdayaan masyarakat di sektor UMKM maupun pertanian.
Menurut Felix, pembangunan fisik hanyalah salah satu tahap kecil dari proyek besar pemberdayaan ekonomi desa. Ia mengajak masyarakat dan pemerintah bekerja sama membangun tata kelola koperasi yang bersih dan profesional.
Instruksi Presiden Nomor 9 dan 17 Tahun 2025 mengamanatkan percepatan pembangunan gerai dan pergudangan koperasi desa. Pemerintah daerah wajib memastikan lahan disiapkan dengan benar.
Sekda Muhlis menambahkan bahwa pengumpulan data lahan harus berjalan seragam dan terintegrasi. Ia menekankan bahwa akurasi data akan menentukan kualitas pembangunan.
Inspektur Daerah melaporkan bahwa 44 desa dan kelurahan telah mengajukan kesiapan lokasi. Ia menilai sinergi dengan Kodim 1013 sangat membantu dalam mengatasi hambatan lapangan.
Setiap camat diberikan kesempatan memaparkan kesiapan lahan masing-masing, termasuk kendala seperti akses menuju lokasi dan legalitas lahan.
Rakor diakhiri dengan penyusunan rencana kerja percepatan yang lebih terukur. Pemerintah berharap langkah ini mampu mempercepat pembangunan koperasi sebagai pusat ekonomi desa.
Posted in Barito Utara, Pemerintah