Dalam Rakor Optimalisasi PAD, Bupati Shalahuddin menekankan pentingnya transparansi pengelolaan CSR.
Menurutnya, banyak potensi dana CSR belum tepat sasaran karena kurangnya koordinasi dan pengawasan.
Ia mengajak semua pihak untuk membangun sistem yang lebih terbuka agar manfaatnya dirasakan masyarakat.
“CSR bukan sekadar formalitas, tapi wujud nyata kepedulian perusahaan,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong kolaborasi dengan masyarakat agar program CSR benar-benar sesuai kebutuhan lokal.
Langkah ini diharapkan menciptakan hubungan harmonis antara dunia usaha dan masyarakat Barito Utara.
Sumber : Humas Barut
Posted in Barito Utara, Pemerintah