Muara Teweh, 12 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menekankan pentingnya CSR untuk mendukung sektor pendidikan dan kesehatan. Hal ini disampaikan Bupati H. Shalahuddin dalam Rakor TSLP dan PAD di Balai Antang.
Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi pembangunan sumber daya manusia. Namun, anggaran pemerintah tidak selalu cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.
Karena itu, dunia usaha didorong untuk mengarahkan sebagian program CSR mereka ke sektor ini. Program seperti beasiswa, bantuan sekolah, posyandu, hingga fasilitas kesehatan dinilai sangat dibutuhkan.
Namun, tidak semua perusahaan memahami prioritas ini. Beberapa masih menjalankan program CSR yang sifatnya seremonial. Shalahuddin menilai perlu adanya penyelarasan program melalui Forum TSLP.
Dengan forum tersebut, pemerintah berharap perusahaan dapat memahami kebutuhan sektor pendidikan dan kesehatan secara lebih mendalam. Transparansi pelaporan juga dianggap penting untuk memantau dampak program.
Rakor juga membahas strategi peningkatan PAD sebagai pendukung pembangunan kesehatan dan pendidikan. Dengan PAD yang kuat, pemerintah dapat memperluas program layanan publik.
Pemkab akan meningkatkan pemutakhiran data pajak dan digitalisasi layanan untuk memastikan setiap potensi pendapatan tercatat. Sistem layanan pajak berbasis teknologi dinilai dapat mempercepat proses pembayaran dan meningkatkan akuntabilitas.
Bupati berharap dunia usaha dapat melihat CSR sebagai investasi sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Barito Utara.
Posted in Barito Utara, Pemerintah