Muara Teweh, 5 November 2025 — Dalam Rakor Camat se-Barito Utara, Bupati H. Shalahuddin mengajak seluruh aparatur di tingkat kecamatan dan desa untuk memperkuat tertib administrasi guna menanggapi penurunan opini BPK dan rendahnya nilai MCSP.
Ia menegaskan bahwa administrasi yang rapi dan terdokumentasi dengan baik adalah fondasi dari pengelolaan keuangan yang akuntabel. Karena itu, perbaikan tidak bisa hanya dilakukan di tingkat kabupaten.
Bupati menyampaikan rencananya menemui Kepala BPK RI di Palangka Raya didampingi OPD yang berhubungan langsung dengan pengelolaan aset dan administrasi. Langkah ini dinilai penting agar perbaikan dapat dilakukan secara komprehensif.
Selain itu, nilai MCSP yang hanya berada pada angka 34 juga menjadi perhatian serius. Meski mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, skor tersebut masih terlalu rendah untuk ukuran daerah yang sedang berkembang.
Shalahuddin menekankan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari sistem yang kuat. Ia meminta seluruh perangkat daerah memperbaiki tata kelola internal dan meningkatkan integritas.
Para camat diminta aktif memonitor penyelenggaraan administrasi di wilayahnya masing-masing. Menurut Bupati, sinergi antara kecamatan dan desa akan sangat memengaruhi hasil evaluasi daerah.
Rakor tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi praktis untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas layanan pemerintahan.
Posted in Barito Utara, Pemerintah